Sumber dan Jenis Sampah

TPA Blondo Kabupaten Semarang

Sumber sampah berasal dari berbagai fasilitas dan aktifitas manusia yang dapat dihubungkan dengan tata guna lahan dan peruntukkannya. Melalui pemahaman sumber sampah dapat diketahui timbulan sampah yang dihasilkan. Jumlah timbulan sampah perlu diketahui untuk menentukan jumlah sampah yang akan dikelola, hal ini erat kaitannya dengan sistem pengumpulan dan pembuangan akhir sampah 
sampah yang menyangkut jenis sarana dan jumlah peralatan yang dibutuhkan. Jenis sampah yang dihasilkan menurut sumber akan berbeda antara satu sumber dengan sumber lainnya.
            Sumber dan jenis sampah menurut Tchobanoglous (1997:51-52) sumber sampah di bedakan atas tujuh kategori yaitu permukiman, kawasan komersial, kawasan perkotaan, kawasan industri, ruang terbuka, lokasi pengolahan dan kawasan pertanian.
Sedangkan menurut (Damanhuri, 2011: 14) dilihat dari sumbernya, maka sampah perkotaan yang dikelola oleh pemerintah kota di Indonesia biasanya dikategorikan menjadi beberapa kelompok yaitu sampah dari kegiatan rumah tangga atau permukiman, pasar, komersial, perkantoran, hotel dan restoran, industri dan penyapuan jalan dan taman:

  1. Sampah dari rumah tinggal.
Sampah rumah tangga merupakan sampah yang dihasilkan dari kegiatan atau lingkungan rumah tangga atau sering disebut dengan istilah sampah domestik. Dari kelompok sumber ini umumnya dihasilkan sampah berupa sisa makanan, plastik, kertas, karton / dos, kain, kayu, kaca, daun, logam, dan kadang-kadang sampah berukuran besar seperti dahan pohon. Praktis tidak terdapat sampah yang biasa dijumpai di negara industri, seperti mebel, TV bekas, kasur dll. Kelompok ini dapat meliputi rumah tinggal yang ditempati oleh sebuah keluarga, atau sekelompok rumah yang berada dalam suatu kawasan permukiman, maupun unit rumah tinggal yang berupa rumah susun. Dari rumah tinggal juga dapat dihasilkan sampah golongan B3 (bahan berbahaya dan beracun), seperti misalnya baterei, lampu TL, sisa obat-obatan, oli bekas, dll.

  1. Sampah dari daerah komersial.
Sumber sampah dari kelompok ini berasal dari pertokoan, pusat perdagangan, pasar, hotel, perkantoran, dll. Dari sumber ini umumnya dihasilkan sampah berupa kertas, plastik, kayu, kaca, logam, dan juga sisa makanan. Khusus dari pasar tradisional, banyak dihasilkan sisa sayur, buah, makanan yang mudah membusuk. Secara umum sampah dari sumber ini adalah mirip dengan sampah domestik tetapi dengan komposisi yang berbeda.
  1. Sampah dari perkantoran / institusi.
Sumber sampah dari kelompok ini meliputi perkantoran, sekolah, rumah sakit, lembaga pemasyarakatan, dll. Dari sumber ini potensial dihasilkan sampah seperti halnya dari daerah komersial non pasar.
  1. Sampah dari jalan / taman dan tempat umum.
Sumber sampah dari kelompok ini dapat berupa jalan kota, taman, tempat parkir, tempat rekreasi, saluran darinase kota, dll. Dari daerah ini umumnya dihasilkan sampah berupa daun / dahan pohon, pasir / lumpur, sampah umum seperti plastik, kertas, dll.
  1. Sampah dari industri dan rumah sakit yang sejenis sampah kota.
Kegiatan umum dalam lingkungan industri dan rumah sakit tetap menghasilkan sampah sejenis sampah domestik, seperti sisa makanan, kertas, plastik, dll. Perlu mendapat perhatian adalah, bagaimana agar sampah yang tidak sejenis sampah kota tersebut tidak masuk dalam sistem pengelolaan sampah kota. Banyak cara untuk mengidentifikasi limbah dengan tujuan utama untuk mengevaluasi resiko yang mungkin di timbulkan dan untuk mengevaluasi cara penanganannya.
Penggolongan sampah berdasarkan proses terjadinya menurut (Pitoyo, 2012) dibedakan menjadi :
a)    Sampah alami, ialah sampah yang terjadinya karena proses alami, misalnya rontoknya daun-daunan dipekarangan rumah.
b)   Sampah non-alami, ialah sampah yang terjadinya karena kegiatan kegiatan manusia. 

Sumber
  • Damanhuri, Enri dan Padmi, Tri, 2011. Teknologi Pengelolaan Sampah. Bandung: ITB. Field, John.
  • Noor, Amannudin, 2018. Analisis  Umur dan Daya Layan TPA Blondo Kabupaten Semarang. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang
  • Tchobanoglous, G., Teisen H., Eliasen, R. 1997, Integrated Solid Waste Manajemen, Mc.Graw Hill : Kogakusha, Ltd.