Tutorial HecRas Komponen Untuk Input

Banjir merupakan bencana alam yang indikatornya dapat di kendalikan asal memiliki perhitungan yang tepat. Akan tetapi perhitungan banjir perlu dilakukan simulasi apakah perhitungan tersebut sesuai dan dapat dilihat sebaran mana saja yang terjadi banjir. Oleh karena itu diperlukan alat bantu berupa software yaitu HEC-RAS. Sebenarnya ada beberapa software yang dapat digunakan untuk men simulasikan hitungan banjir akan tetapi disini saya akan berbagi untuk teman - teman yang ingin melakukan simulasi (pemodelan) banjir menggunakan software HEC-RAS. Pemodelan banjir  menggunakan software HEC-RAS dibutuhkan beberapa komponen untuk diinputkan, yaitu
  1. Data Geometri
    • Skema alur sungai. ( Skema alur sungai disini meliputi sisi kanan dan kiri sungai dalam bentuk .shp agar lebih gampang.)
    •  Data penampang memanjang dan melintang sungai. (Data penampang melintang bisa didapatkan dengan menggunakan Data Ukur Survey Lapangan yang nantinya akan di olah dalam bentuk TIN (triangulated irregular network) dalam bentuk raster atau dapat menggunakan data DSM hasil pengolahan Drone, akan tetapi DSM tersebut memiliki syarat ketika sungai tidak memiliki air permukaan maka akan dapat dipetakan penampang sungainya karena pengolahan drone sendiri tidak dapat menembus air. Data TIN ini nantinya akan diolah dalam HEC-RAS dalam menu Rasmapper.)
      2. Data Hidrolika
Yaitu koefisien Manning (n) merupakan parameter yang menunjukan kekasaran dasar saluran dan dataran banjir.

  1. Data debit
Pada analisis penampang eksisting dengan menggunakan simulasi aliran tidak permanen (Unsteady Flow Simulation). Adapun cara dan tahapan langkah demi langkahnya, silahkan ikuti dengan seksama bagian tutorial di bawah ini.

  1. Input Data Alur Sungai
Awal untuk melakukan pemrosesan model banjir yaitu input data alur/saluran sungai, alur yang digambarkan pada lembar kerja HEC-RAS tidak boleh terbalik (hulu ke hilir). Hasil input data alur sungai Banjir Kanal Timur Kota Semarang ditampilkan pada gambar.
Gambar Alur Saluran Sungai Banjir Kanal Timur pada HEC-RAS
Setelah alur sungai diinputkan pada lembar kerja langkah selanjutnya adalah menginput data penampang melintang (cross section). Data penampang melintang meliputi :
  • Nama stasiun penampang melintang (cross section).
  • Jarak antar stasiun penampang (LOB, main channel, ROB).
  • Data elevasi melintang sungai dan jarak antar elevasi.
  • Nilai koefisien mannings yang digunakan yaitu 0,03 karena saluran BKT adalah saluran alam dengan dataran banjir berumput tinggi-sedang.
  • Koefisien kontraksi dan ekspansi
Contoh hasil input data penampang melintang sungai ditampilkan pada gambar.
Penampang Hec Ras.jpg
Input Data Penampang Melintang Sungai
  1. Input Data Debit Rancangan
Data debit rancangan diperoleh dari hasil perhitungan.Debit rancangan yang digunakan dalam model banjir ini adalah debit dengan perioda ulang. Data yang diinput merupakan data jam-jaman sesuai dengan perhitungan yang telah dilakukan. Analisa aliran yang digunakan dalam simulasi HEC-RAS adalah menggunakan analisa aliran tak permanen (unsteady flow simulation). Pada syarat batas/boundary condition bagian sungai menggunakan data debit rancangan dan pada bagian muara(reach) akan diinput pasang surut air laut di pantai utara Kota Semarang. Contoh Tabel input aliran tak permanen (unsteady flow simulation) Q 50 tahun pada program HEC-RAS ditampilkan pada gambar dibawah ini.
Gambar Input Syarat Batas Debit Rancangan
  1. Input Data Pasang Surut Air Laut
Pada syarat batas/boundary condition di bagian muara diinputkan dengan air pasang laut jawa jam-jaman.
Gambar Input Syarat Batas Pasang Surut Air Laut
  1. Menjalankan pemodelan HEC-RAS
Setelah data yang diinputkan selesai langkah berikutnya adalah menjalankan simulasi pemodelan HEC-RAS. Simulasi yang digunakan yaitu unsteady flow simulation. Tampilan jendela simulasi unsteady flow ditampilkan pada gambar  dibawah ini

Proses Hec Ras.jpg
Gambar Simulasi HEC-RAS
  • Hasil Simulasi HEC-RAS
Setelah pemrosesan simulasi selesai, Maka HEC-RAS dapat menampilkan hasil simulasi tiap-tiap penampang melintang/cross section dan simulasi aliran secara keseluruhan di sepanjang alur sungai. Hasil simulasi HEC-RAS pada penampang BKT ditampilkan pada gambar.
Gambar Hasil Simulasi Pada Penampang Melintang
Simulasi yang dilakukan tidak hanya menggunakan debit rancangan dengan periode ulang 50 tahun (Q50 tahun), akan tetapi juga menggunakan debit rancangan dengan periode ulang berbeda yang diperoleh dari hasil perhitungan.



Sumber :

  • Aprianto, Widhi Kurniawan.2018. Pemodelan Banjir di Sub DAS Banjir Kanal Timur Kota Semarang.Skripsi. Semarang : Universitas Negeri Semarang