Cara Membuat Sedotan dari Bambu untuk Membantu Melestarikan Laut


 

Dikutip dari laporan Forum Ekonomi Dunia yang berjudul White Paper on Plastics Circular Economy and Global Trade pada Juli tahun 2020, Sebanyak 400 juta ton plastik dihasilkan dunia setiap tahunnya. Plastik ini digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk sebagai bahan pembungkus karena sifatnya ringan dan fungsional. Sedangkan dari 400 juta ton sampah plastic di dunia, 150 juta ton diantaranya terdapat di perairan dunia.

 

Sampah plastik juga menjadi masalah bagi kelautan di Indonesia. Hasil perhitungan sementara dari Tim Koordinasi Sekretariat Nasional Penanganan Sampah Laut menyebutkan, perkiraan sampah yang masuk yang terdapat di laut Indonesia pada tahun 2020 diperkirakan mencapai 521.540 ton. Sebagian besar sampah-sampah yang terdapat di laut adalah sampah plastic. Sampah-sampah plastik tadi di antaranya sedotan, tali rapia, gelas plastik bekas air minum dalam kemasan (AMDK, dan kantung plastik.

 

Masih ingatkah kamu dengan penemuan bangkai paus sperma (Physeter macrocephalus) di perairan Pulau Kapota, Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara, pada 18 November 2018? Bangkai ikan paus kepala kotak itu kemudian dinekropsi (membedah bangkai hewan). Hasilnya ditemukan ratusan sampah plastik berbagai jenis seberat total 5,9 kilogram dari dalam perutnya. Selain itu, juga ditemukan tas plastik, sedotan, tali, jaring, dan potongan plastik lainnya di dalam perut bangkai paus sperma. Hal itu menunjukkan bahaya dampak sampah plastik, hingga menyebabkan kematian seekor paus sperma. 

 

Sedangkan, di Kosta Rika sekelompok ahli biologi kelautan menemukan seekor penyu dengan sedotan plastik bersarang di lubang hidungnya pada tahun 2015. Oleh karena itu, kita jadi mengetahui bagaimana bahaya sampah plastik bagi kehidupan latu Kejadian itu menjadi pengingat bagaimana sedotan plastik bisa membahayakan kehidupan laut. Namun, bagaimana solusi yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi sampah plastic tersebut? Langkah kecil seperti penggunaan sedotan dari bambu dapat mengatasi masalah sampah plastik.

 

Cara membuat sedotan dari bambu untuk membantu melestarikan laut?

Sedotan dengan bahan baku plastik, memiliki keunggulan dan kelemahan. Keunggulan dari sedotan bahan baku plastik dapat diproduksi secara masal, mudah ditemui, dan praktis. Namun karena kepraktisan sedotan ini menciptakan masalah untuk lingkungan.


Saat ini masyarakat sedang berinovasi tentang bagaimana cara menikmati minuman dari sedotan, namun sedotan yang dibuat tidak terbuat dari plastik. Maka lahirlah inovasi sedotan dari bambu untuk membantu melestarikan lingkungan. Terlebih lagi saat ini dunia sedang berlomba-lomba untuk menemukan bahan baku sebuah produk berbahan baku ramah lingkungan


Sedotan ini tentunya ramah lingkungan. Selain itu, juga dapat dibuat secara mandiri. Bahan baku yang digunakan untuk membuat sedotan juga dapat ditemukan di lingkungan sekitar. Untuk dapat membuat sedotan dari bambu, jenis bahan yang digunakan memiliki syarat khusus. Seperti memeliki diameter lubang yang kecil.


Jenis bambu yang digunakan untuk membuat sedotan dari bambu ini adalah bambu tamiang atau nama latinnya Schizostachyum blumei Nees, Syn. Melocanna zollingeri Steudel var. longispiculata Kurz. ex Munro, dan Schizostachyum longispiculatum Kurz ex Munro. Kurz.


Bambu jenis ini memiliki nama yang berbeda beberapa negara. Seperti China (Zhao wa si lao zhu), Inggris (Borneo schizostachyum), Prancis (Schizostachyum de Borneo), Brunei Darussalam (Buluh lacau), dan Malaysia (Bongulungul, Tombotuon, Buloh anap,)


Langkah pembuatan sedotan dari bambu ini cukup sederhana. Kamu juga dapat membuat sedotan ini dirumah. Berikut ini langkah-langkah pembuatan sedotan dari bambu.

Alat dan Bahan :

  1. Bambu
  2. Gergaji pipa
  3. Cuka dapur
  4. Sikat sedotan
  5. Air
  6. Panci
  7. Amplas ukuran halus


Cara Pembuatan

  1. Siapkan alat dan bahan untuk membuat sedotan dari bambu. Pastikan bambu yang kamu gunakan memiliki diameter lubang yang kecil.
  2. Potong bambu mengikuti ruas-ruasnya, biasanya sedotan memiliki panjang 10-12 cm. Gunakan gergaji pipa untuk memotong bambu.
  3. Bersihkan bagian dalam bambu menggunakan sikat sedotan. Bersihkan bagian dalam bambu menggunakan air mengalir.
  4. Rebus bambu yang telah di bersihkan selama 10-15 menit. Tambahkan cuka dapur sebanyak
    setengah sedok makan.
  5. Aduk rebusan bambu agar merata.
  6. Tiriskan rebusan bambu, tunggu hingga kering.
  7. Setelah kering, kamu dapat menghaluskan bagian luar sedotan bambu. Gunakan amplas dengan ukuran halus.
  8. Sedotan dari bambu siap dipasarkan.


Itulah tadi cara pembuatan sedotan dari bambu yang sederhana. Kamu dapat membuat sedotan ini bersama teman maupun keluarga. Pastinya akan menjadi kegiatan yang menyenangkan. Terlebih lagi kita dapat membantu melestarikan lingkungan. Karena sedotan dibuat dari bahan ramah lingkungan.

Berikut ini video cara pembuatan sedotan dari bambu.