Pemanfaatan Flora di Indonesia dengan Membuat Manisan Carica


Manisan Buah Carica


Permukaan bumi memiliki beragam bentuk. Bentuk bumi yang beragam disebabkan oleh tenaga dari dalam (endogen) maupun dari luar (eksogen). Hasil dari tenaga tersebut dibedakan menjadi dua, yaitu bentuk darat dan bentuk laut. Masing-masing bentuk permukaan bumi memiliki ciri khas. Ciri khas tersebut ada yang sama ada juga yang berbeda. Bentuk permukaan bumi yang memiliki ciri khas sama memiliki penyebutan yang sama pula. Contohnya dataran tinggi memiliki ketinggian > 400 mdpl. Bentuk muka bumi di wilayah lain yang memiliki ketinggian yang sama juga akan disebut sebagai dataran tinggi.


Karakteristik bentuk muka bumi juga mempengaruhi aktivitas mahkluk hidup di dalamnya. Mahkluk hidup yang dimaksut, yaitu manusia, hewan, dan tumbuhan. Manusia yang hidup di dataran tinggi akan beradaptasi dengan memiliki pori-pori yang kecil. Begitu juga tumbuhan, tumbuhan yang hidup di dataran tinggi juga memiliki karakteristik sendiri. Contohnya tanaman carica, carica merupakan buah khas Wonosobo, Jawa Tengah, yang bentuknya menyerupai pepaya. Karena banyak dijumpai di wilayah pegunungan, carica sering disebut pepaya pegunungan. Buah ini umumnya hanya dapat tumbuh dan hidup di ketinggian 900 meter di atas permukaan laut.


Masyarakat sekitar memanfaatkan buah carica untuk manisan. Kamu juga dapat memanfaatkan potensi karakteristik permukaan bumi di lingkunganmu. Contohnya dengan membuat manisan buah. Simaklah penjelasan berikut ini.  Berhati-hatilah saat melakukan pembuatan manisan carica!

Alat dan Bahan

  1. 2,5 kg buah carica matang
  2. 1,5 kg gula pasir
  3. Garam
  4. 3 liter air
  5. Pisau
  6. Panci
  7. Toples kaca berukuran kecil

Langkah-Langkah Pembuatan

    pembersihan buah carica dari biiji
  1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan. Ciri-ciri buah carica yang telah matang buahnya berwarna kuning. Sedangkan buah carica yang belum matang buahnya masih berwarna hijau.
  2. Kupas buah carica, pastikan tidak ada kulit yang tertinggal pada daging buah carica.
  3. Belah menjadi dua bagian. Keluarkan biiji buah carica, kumpulkan bijinya dalam sebuah piring. Biji buah carica nantinya dapat direbus untuk diambil sarinya.
  4. Potong carica dengan ukuran kecil atau dengan ukuran 2-4 cm sesuai selera.
  5. Rebus biji buah carica menggunakan 1 liter air. Rebus hingga mendidih, kira-kira selama 15-20 menit.
  6. Setelah biji buah carica direbus angkat menggunakan saringan, kemudian dinginkan biji buah carica.
  7. Setelah dingin remas-remas biji carica di atas panci hasil rebusan. Tujuannya untuk mengeluarkan sarinya.
  8. Tambahkan air pada perasan biji carica sedikit demi sedikit sampai sari pada bijinya menjadi bersih.
  9. Campurkan air sisa rebusan yang telah disaring dengan gula pasir. Kemudian, rebus kembali air sisa rebusan hingga mendidih. 
  10. Masukkan daging buah carica, kemudian masak hingga matang.
  11. Angkat panci yang digunakan untuk memasak. Diamkan rebusan manisan carica hingga dingin.
  12. Sajikan manisan carica menggunakan gelas. Kamu juga dapat menjual manisan buah carica di pasar maupun media online. Caranya dengan mengemas manisan buah carica kedalam toples kaca.
  13. Manisan buah carica siap dinikmati.
  14. Manisan buah carica merupakan salah satu contoh potensi wilayah berdasarkan bentuk muka bumi di Indonesia. Kamu juga dapat membuat produk berdasarkan bentuk muka bumi yang ada di lingkunganmu.

    Itulah tadi pemanfaatan flora di Indonesia dengan membuat manisan buah. Buah yang digunakan untuk membuat manisan dapat berasal dari lingkungan sekitar. Sepeti, carica, ceremai, mangga, kolangkaling, kedondong, nanas, pepaya, kelengkeng, leci, dan lain sebagainya. Hasilnya dapat kamu nikmati sendiri atau kamu juga dapat menjualnya dengan memberikan kemasan yang menarik. Manisan dari buah juga mudah dibuat, kamu dapat membuatnya bersama keluaraga, teman, pacar, dan saudara.

Berikut ini video cara membuat manisan buah dari carica.