Hingga Juni 2020, kapasitas pembangkit listrik yang terpasang di Indonesia mencapai 71 Giga Watt (GW). Sebagian besar masih mengandalkan energi konvensional seperti batubara dan minyak bumi. Padahal, cadangan batubara Indonesia diprediksi akan habis sekitar 65 tahun ke depan, sementara cadangan minyak bumi hanya bertahan 9–15 tahun jika tidak ditemukan cadangan baru.
Permasalahan energi di Indonesia harus segera diatasi dengan beralih dari energi konvensional menuju energi baru dan terbarukan sebagai solusi jangka panjang yang berkelanjutan, mendukung ekonomi hijau, dan mengurangi laju karbon.
1. Perbedaan Energi Konvensional dan Non-Konvensional
a. Karakteristik Energi Konvensional
- Berasal dari alam, jumlah terbatas
- Tidak ramah lingkungan (polusi udara, air, tanah)
- Tidak dapat diperbarui — bisa habis
- Contoh: batubara, minyak bumi, gas alam
b. Karakteristik Energi Non-Konvensional
- Berasal dari alam, dapat diperbarui
- Ramah lingkungan, tidak menghasilkan limbah berbahaya
- Berkelanjutan jika dikelola dengan baik
- Contoh: surya, angin, panas bumi, air
2. 6 Jenis Energi Terbarukan di Indonesia
a. Energi Surya / Matahari
Menghasilkan listrik dengan memanfaatkan kalor (panas) dari matahari melalui panel surya fotovoltaik.
PLTS LikupangPLTS CirataPLTS Kayubihi, BaliPLTS Gili TrawanganPLTS Oelpuah, NTT
b. Energi Angin
Memanfaatkan energi kinetik angin untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik.
c. Energi Panas Bumi
Memanfaatkan uap dan suhu panas dari dalam bumi untuk menggerakkan turbin pembangkit listrik.
PLTP SibayakPLTP SarullaPLTP UlubeluPLTP Salak
d. Energi Air
Memanfaatkan sifat air yang mengalir dari tempat tinggi ke rendah untuk menggerakkan turbin PLTA.
e. Energi Gelombang Laut
Menghasilkan listrik dengan memanfaatkan tekanan dan gerakan gelombang serta pasang surut air laut.
Masih dalam pengembangan di Indonesia
f. Energi Biomassa
Menghasilkan energi dari sumber alami seperti kelapa sawit (bahan bakar) dan limbah peternakan (biogas).
Tabel Perbandingan Energi Baru dan Terbarukan
| Jenis Energi | Kategori | Ramah Lingkungan | Contoh |
|---|---|---|---|
| Nuklir | Energi Baru | Relatif (limbah radioaktif) | PLTN |
| Hidrogen | Energi Baru | Ya | Fuel cell |
| Coal Bed Methane | Energi Baru | Tidak | Gas metana batubara |
| Panas Bumi | Energi Terbarukan | Ya | PLTP Sarulla, Salak |
| Surya | Energi Terbarukan | Ya | PLTS Cirata, Likupang |
| Angin | Energi Terbarukan | Ya | PLTB Sidrap, Tolo |
| Air | Energi Terbarukan | Ya | PLTA Jatiluhur, Asahan |
| Biomassa | Energi Terbarukan | Ya | PLTBm Siantan |
| Gelombang Laut | Energi Terbarukan | Ya | Dalam pengembangan |
Artikel Terkait di Seputar Geografi
Pelajari lebih lanjut topik-topik geografi terkait di bawah ini:
Sumber Daya Alam Geografi Fisik Lingkungan Hidup Geografi Indonesia Pembangunan Berkelanjutan
Temukan lebih banyak materi geografi lengkap dan terpercaya di
www.seputargeografi.comReferensi geografi terlengkap untuk pelajar dan pendidik Indonesia
