Berbagai Jenis Pekerjaan Masyarakat akibat Letak dan Bentuk Muka Bumi di Indonesia

 
Berbagai Jenis Pekerjaan Masyarakat akibat Letak dan Bentuk Muka Bumi di Indonesia
sumber : https://bpiw.pu.go.id/article/detail/bpiw-lakukan-sinkronisasi-dan-koordinasi-dengan-kementerian-pertanian
Indonesia sumber daya manusia yang tinggi dari segi kuantitas. Jumlah penduduk Indonesia berdasarkan data kependudukan semester II tahun 2021 tanggal 30 Desember 2022 kemendagri, yaitu jumlah penduduk Indonesia adalah 273.879.750 jiwa. Jumlah penduduk yang tinggi ini tersebar hampir di semua pulau Indonesia. Mereka memiliki jenis pekerjaan yang beranekaragam. Mulai dari perdagangan jasa maupun barang. Perbedaan ini diperngaruhi oleh letak Indonesia di permukaan bumi.

Mengapa terdapat berbagai jenis pekerjaan yang di Indonesia?

Letak Indonesia di permukaan bumi dapat diketahui secara astronomis maupun geografis. Secara astronomis Indonesia terletak di sekitar lintang rendah. Sehingga Indonesia memiliki iklim tropis di hampir seluruh wilayahnya. Iklim tropis ini memiliki intensitas hujan yang tinggi. Intensitas hujan yang tinggi dimanfaatkan untuk bercocok tanam, seperti padi, jagung, lada, bawang, ketela, dan sebagainya. Iklim tropis juga membuat Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah, seperti hutan, flora dan fauna, serta tangkapan ikan.

Berbagai Jenis Pekerjaan Masyarakat akibat Letak dan Bentuk Muka Bumi di Indonesia
sumber : https://www.bmkg.go.id/iklim/informasi-hujan-bulanan.bmkg?p=analisis-curah-hujan-dan-sifat-hujan-maret-2020&tag=&lang-ID

Iklim tropis juga menyebabkan Indonesia mengalami penyinaran matahari sepanjang tahun. Hal ini berbeda dengan wilayah yang beriklim subtropis atau sedang. Penyinaran matahari sepanjang tahun berakibat pada suhu udara di wilayah permukaan Indonesia. Suhu permukaan Indonesia (iklim tropis) rata-rata 25-30 C, sehingga masyarakat di Indonesia mudah mengalami kegerahan. Masyarakat Indonesia juga akan sering membersihkan badan, umumnya 2 kali dalam sehari. Hal ini tentu berpengaruh kepada jenis bekerjaan masyarakat Indonesia.

Berbagai Jenis Pekerjaan Masyarakat akibat Letak dan Bentuk Muka Bumi di Indonesia
sumber : https://www.bmkg.go.id/iklim/?p=ekstrem-perubahan-iklim

Secara geografis Indonesia terletak diantara dua benua dan dua samudra atau dapat diartikan bahwa Indonesia dilalui oleh 3 lempeng aktif dunia. Kondisi ini membuat Indonesia memiliki letak strategis dan bentuk muka bumi yang beranekaragam. Letak yang strategis diakibatkan Indonesai berada diantara dua benua dan dua samudra. Sehingga mobilitas dari benua satu ke benua lainnya dan samudra satu ke samudra lainnya harus melewati wilayah Indonesia. Hal ini dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai peluang dalam pekerjaan, seperti perdagangan, teknisi kapal, penginapan, hingga pariwisata.

Berbagai Jenis Pekerjaan Masyarakat akibat Letak dan Bentuk Muka Bumi di Indonesia

Selain itu letak secara geografis mempengaruhi bentuk muka bumi yang beranekaragam di Indonesia. Bentuk muka bumi ini berdampak pada masyarakat yang beranekaragam pula. Hal ini dikarenakan masyarakat akan beradaptasi dengan masing-masing bentuk lahan di lingkungannya. Inilah yang menyebabkan kondisi sosial-budaya, seperti berbagai jenis pekerjaan masyarakat beranekaragam.

Permukaan bumi memiliki bentuk yang bermacam-macam. Bentuk permukaan bumi yang bermacam-macam dikelompokan berdasarkan keberadaanya. Perbedaan bentuk muka bumi disebabkan oleh tenaga endogen dan eksogen.Keberadaan bentuk muka bumi dibedakan menjadi 2 yaitu daratan dan perairan. Wilayah Indonesia memiliki kedua bentuk muka bumi daratan dan perairan.

Bentuk Muka Bumi di Daratan

Berbagai Jenis Pekerjaan Masyarakat akibat Letak dan Bentuk Muka Bumi di Indonesia
Bentuk muka bumi di daratan didasarkan pada ketinggiannya. Biasanya ketinggian suatu tempat (topografi) di muka bumi menjadi patokan dalam menentukan ragam bentukan di daratan. Masyarakat di sekitar bentuk muka bumi daratan akan beradaptasi dengan lingkungan yang ada. Sehingga setiap daerah dengan bentukan lahan yang berbeda akan menghasilkan kebudayaan-kebudayaan yang berbeda pula.Berikut ini bentuk muka bumi di daratan yang terdapat di Indonesia.
  • Gunung dan Pegunungan

Gunung merupakan bagian dari permukaan bumi yang menjulang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah sekitarnya. Gunung memiliki ketinggian lebih dari 1.500 mdpl. Gunung memiliki manfaat bagi masyarakat di sekitarnya, seperti menyuburkan tanah, sumber bahan mineral, tempat rekreasi, penyimpan air, dan hebitat hewan. Gunung yang ada di Indonesia, yaitu Gunung Merapi, Marapi, Galunggung, Salak, Sinabung, Rinjani, dan lainnya.

Sedangkan pegunungan merupakan rangkaian jalur gunung yang saling menyambung. Pegunungan memiliki suhu rata- ata berkisar 12-20oC. Kondisi ini membuat wilayah di pegunungan cocok digunakan sebagai perkebunan. Sehingga banyak masyarakat di sekitar pegunungan memiliki pekerjaan sebagai petani sayur. Pegunungnan yang terdapat di Indonesia, yaitu Pegunungan Barisan di Pulau Sumatra, Pegunungan Menoreh di Pulau Jawa, Pegunungan Schwaner di Pulau Kalimantan, Pegunungan Barisan Sudirman di Pulau Papua dan lainnya.

  • Bukit dan Perbukitan

Bukit merupakan bentuk muka bumi yang hampir sama dengan gunung tetapi ketinggian-nya tidak lebih dari 600 mdpl. Bukit dan perbukitan memiliki suhu udara 20-26oC. Masyarakat memanfaatkan lahan di lingkungan sekitar bukit dan perbukitan dengan membuat kebun atau tegalan. Kebun yang dibudidayakan biasanya, seperti kebun mahoni, kebun kopi, kebun karet, dan lainnya. Sedangkan tegalan yang dibudidayakan biasanya, seperti umbi-umbian, empon-empon, bawang, dan lainnya. banyak dengan Aktivitas vulkanik membedakan antara bukit dan gunung. Sedangkan perbukitan merupakan rangkaian dari bukit-bukit. Contoh bukit di Indonesia, yaitu Bukit Candi Abang di Sleman, Bukit Sikunir di Wonosobo, Bukit Moko di Bandung, dan lainnya.

  • Dataran Tinggi

Dataran tinggi merupakan bentuk muka bumi yang memiliki ketinggian di atas 400 mdpl. Kondisi fisik dataran tinggi mendukung aktivitas penduduk di bidang pertanian. Masyarakat di lingkungan sekitar memanfaatkan lahan sebagai komoditas utama pertanian, seperti sayur dan buah-buahan. Beberapa dataran tinggi di Indonesia antara lain Dataran Tinggi Gayo di Aceh, Dataran Tinggi Karo di Sumatera Utara, Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah, dan Dataran Tinggi Jaya Wijaya di Papua.

  • Dataran Rendah
Dataran rendah merupakan daerah dataran yang memiliki ketinggian 100–400 mdpl. Kegiatan perekonomian yang berkembang cukup pesat di dataran rendah adalah sektor pertanian padi. Contoh dataran rendah di Indonesia yaitu dataran rendah Surakarta, dataran rendah Madiun, dataran rendah Banjarmasin, dataran rendah Cianjur, dataran rendah Banjarmasin, dan lainnya.
  • Pesisir atau Pantai

Pesisir pantai adalah tempat bertemunya wilayah daratan dan lautan. Pesisir pantai meliputi bagian daratan baik kering ataupun terendam air. Masyarakat di di lingkungan pesisir biasanya melakukan aktivitas nelayan dan perdagangan, seperti tambak, pariwisata, dan tranportasi. Contoh pantai di Indonesia, yaitu Pantai Ayah, Parangtritis, Marina, Losari, Nirwana, Kuta, dan lainnya.

Bentuk Muka Bumi Perairan di Indonesia

Berbagai Jenis Pekerjaan Masyarakat akibat Letak dan Bentuk Muka Bumi di Indonesia

Selain bentuk muka bumi di daratan, Indonesia juga memiliki bentuk muka bumi perairan. Bentuk bumi perairan identik dengan wilayah laut. Bentuk muka bumi laut di Indonesia tidak begitu mempengaruhi jenis pekerjaan yang terdapat di Indonesia. Bentuk muka bumi perairan akan mempengaruhi macam keanekaragaman hayati serta pertambangan lepas pantai. Berikut ini bentuk muka bumi di laut yang terdapat di Indonesia.

  • Palung Laut
Palung laut atau trog merupakan cekungan di bagian bawah laut atau samudra dengan ciri penekukan kerak samudra hingga jauh di kedalaman kerak bumi. Palung laut di Indonesia misalnya Palung Jawa (7,14 km), Palung Weber (7,44 km), Palung Buton (4,18 km), Palung Sangihe (3,8 km), dan lainnya.
  • Lubuk Laut

Lubuk laut adalah bagian laut dalam yang dasarnya melebar dan cenderung datar. Lubuk laut berbeda dengan palung laut.Lubuk yang ada di Indonesia misalnya Lubuk Sulawesi (6,22 km), Lubuk Banda Utara (5,8 km), Lubuk Sulu (5,35 km), Lubuk Flores (5,13 km), dan Lubuk Gorontalo (4,18 km).

  • Gunung Laut

Gunung laut merupakan gunung yang berada di laut. Gunung laut terjadi karena proses vulkanisme. Proses yang berlangsung di bawah permukaan laut semakin lama menyebabkan gunung laut berkembang dan muncul di atas permukaan air. Sebagian gunung laut lainnya tidak terlihat karena berada di bawah permukaan air laut. Beberapa gunung yang puncaknya muncul di permukaan air yakni Gunung Krakatau di Selat Sunda dan Mauna Loa di Hawai.

  • Punggung Laut

Punggung laut merupakan rangkaian bukit di dasar laut tetapi puncaknya tidak sampai di atas permukaan air. Apabila puncaknya sampai di atas permukaan air, terbentuklah pulau.

 

Itulah tadi rangkuman terkait berbagai jenis pekerjaan masyarakat akibat letak dan bentuk muka bumi di Indonesia. Dapat disimpulkan bahwa adanya berbagai jenis pekerjaan masyarakat di Indonesia karena letak dan bentuk muka buminya. Letak berhubungan dengan letak secara astronomis dan geografis. Letak secara astonomis menyebakan Indonesia memiliki iklim tropis. Iklim tropis juga membuat masyarakat Indonesia dapat bekerja di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, hingga industri tekstil dan kecantikan.

Letak secara geografis membuat Indonesia berada di antara dua benua dan dua samudra. Sehingga letak Indonesia sangat strategis di bidang pelayaran, serta mengakibatkan bentuk muka bumi di Indonesia beraneka ragam. Hal ini membuat masyarakat Indonesia dapat bekerja di bidang pertambangan, perdagangan, perkapalan, transportasi, pariwisata, perikanan, dan sebagainya.