Betukan Lahan ( Landform)

Bentuk lahan adalah bagian dari permukaan bumi yang memiliki bentuk topografis khas, akibat pengaruh kuat dari proses alam dan struktur geologis pada material batuan dalam ruang dan waktu kronologis tertentu. Bentuk lahan terdiri dari sistem Pegunungan, Perbukitan, Vulkanik, Karst, Alluvial, Dataran sampai Marine terbentuk oleh pengaruh batuan penyusunnya yang ada di bawah lapisan permukaan bumi. Pada makalah ini akan dijelaskan kembali apa yang dimaksud dengan bentang lahan yang terbentuk berasal dari proses pelarutan (2012)

Kepundan ( VULKANIK )


Kepundan (crater atau cauldron), yaitu cekungan membulat dibagian tengah vulkan sebagai pusat aktivitasnya.
(sumber: http://deean0776.blogspot.com/2009/11/bentuk-lahan-asal-volkanis.html )

2. Peneplain ( DENUDASIONAL )


Akibat proses denudasional yang bekerja pada pegunungan secara terus menerus, maka permukaan lahan pada daerah tersebut menurun ketinggiannya dan membentuk permukaan yang hamper datar yang disebut dataran nyaris (peneplain). Dataran nyaris dikontrol oleh batuan penyusunan yang mempunyai struktur berlapis (layer). Apabila batuan penyusun tersebut masih dan mempunyai permukaan yang datar akibat erosi, maka disebut permukaan planasi.
(sumber: http://dc405.4shared.com/doc/Hhb4ExyR/preview.html)

3. Oxbow Lake ( FLUVIAL )


Keterangan :  A = OX BOW LAKE
Danau Oxbow merupakan bentukan berbentuk U dari sebuah aliran sungai yang terbentuk ketika sebuah meander/kelokan sungai dengan sungai utama terpotong dan membentuk danau. Bentukan Fluvial tersebut disebut dengan danau oxbow dengan bentuk lengkungan yang khas.
(sumber: http://pencariilmu-goresantinta.blogspot.com/2011/11/bentuklahan-bentukan-asal-fluvial.html)

4. Gumuk pasir ( AEOLIAN )


Keterangan : A = Slip Face , B = Crest , C = Back Slope

Gumuk pasir ini terbentuk di daerah yang tidak berpenghalang dan banyak cadangan pasirnya. Bentuk gumuk pasir melintang menyerupai ombak dan tegak lurus terhadap arah angin. Awalnya, gumuk pasir ini mungkin hanya beberapa saja, kemudian karena proses eolin yang terus menerus maka terbentuklah bagian yang lain dan menjadi sebuah koloni. Gumuk pasir ini akan berkembang menjadi bulan sabit apabila pasokan pasirnya berkurang.

5. Terumbu karang ( ORGANIK )


Terumbu karang yaitu sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan sejenis alga yang di sebut zooxanthellae. Koloni karang dibentuk oleh ribuan hewan kecil yang sering disbut Polip. Karang terdiri satu polip saja yang mempunyai bentuk tubuh seperti tabung dengan mulut yang terletak dibagian atas dan dikelilingi oleh tantakel, namun kebanyakan spesies satu individu polip karang akan berkembang menjadi banyak individu yang disebut koloni. Hewan ini memiliki bentuk unik dan warna beraneka ragam serta dapat menghasilkan Kalsium karbonat ( CaCO3).adapun
(sumber: http://bungsuku.blogspot.com/2012/04/morfologi-bentukan-lahan-organik.html)

6. Lipatan ( STRUKTURAL )


Keterangan : A = Antiklinal , B = Sinklinal 
Antiklin merupakan punggung lipatan yang kemiringan kedua sayapnya ke arah saling berlawanan dan saling menjauh (bentuk concav dengan cembung ke atas). Bagian tengah dari antiklin disebut inti antiklin.Siklin merupakan lembah lipatan yang kemiringan kedua sayapnya menuju ke suatu arah dan saling mendekat (bentuk concav dengan cekungnya mengarah ke atas. Bagian tengah dari sinklin disebut inti sinklin.

7. Meander ( FLUVIAL )


Keterangan : A = Gosong Sungai / Point Bar , B = Aliran sungai meander
Meander ini terbentuk apabila pada suatu sungai yang berstadia dewasa/tua mempunyai dataran banjir yang cukup luas, aliran sungai melintasinya dengan tidak teratur sebab adanya pembelokan aliran Pembelokan ini terjadi karena ada batuan yang menghalangi sehingga alirannya membelok dan terus melakukan penggerusan ke batuan yang lebih lemah.
(sumber: http://pencariilmu-goresantinta.blogspot.com/2011/11/bentuklahan-bentukan-asal-fluvial.html)

8. Pantai bergisik ( MARINE )


Pantai bergisik ini pada dasarnya merupakan daerah pasang surut yang terdapat endapan material hasil abrasi. Material ini dapat berupamaterial halus dan juga bisa berupa material yang kasar. Namun pantai bergisik tidak saja terdapat pada pantai cliff, tetapi juga bisa terdapat pada daerah pantai yang landai.Pada pantai yang landai material gisik ini kebanyakan berupa pasir ,dan sebagaian kecil berupa meterial dengan butiran kerikil sampai yang lebih besar. Pada umumnya material pasir suatu gisik pantai berasal dari daerah pedalaman yang di bawah air sungai ke laut,kemudian diendapkan oleh arus laut sepanjang pantai. Gisik seperti ini dapat dijumpai di sekitar Muara sungai
(sumber: http://enenkq.blogspot.com/2012/06/bentuk-lahan-marine.html)

9. Kygelkarst ( SOLUSIONAL )


Kygelkarst merupakan satu bentuklahan karst tropic yang didirikan oleh sejumlah bukit berbentuk kerucut, yang kadang-kadang dipisahkan oleh cockpit. Cockpit-cockpit inisialing berhubungan satu sama lain dan terjadi pada suatu garis yang mengikuti pola kekar.
(Sumber: http://pencariilmu-goresantinta.blogspot.com/2010/06/bentuklahan-asal-proses-solusioal.html)

10. Kipas aluvial ( FLUVIAL )


Bila suatu sungai dengan muatan sedimen yang besar mengalir dari bukit atau pegunungan, dan masuk ke dataran rendah, maka akan terjadi perubahan gradien kecepatan yang drastis, sehingga terjadi pengendapan material yang cepat, yang dikenal sebagai kipas aluvial, berupa suatu onggokan material lepas, berbentuk seperti kipas, biasanya terdapat pada suatu dataran di depan suatu gawir. Biasanya pada daerah kipas aluvial terdapat air tanah yang melimpah. Hal ini dikarenakan umumnya kipas aluvial terdiri dari perselingan pasir dan lempung sehing