Proyeksi Penduduk


Perencanaan pembangunan sangat membutuhkan data kependudukan tidak hanya pada saat merencanakan akan tetapi data untuk masa-masa mendatang yang disebut dengan proyeksi penduduk. Proyeksi penduduk bukan merupakan ramalan jumlah penduduk masa mendatang, tetapi suatu perhitungan ilmiah yang didasarkan asumsi dari komponen-komponen laju pertumbuhan penduduk yaitu kelahiran, kematian, dan migrasi penduduk. Ketiga komponen inilah yang menentukan besarnya jumlah penduduk dan struktur penduduk di masa yang akan datang (Mantra, 2003:245).

Dalam perhitungan proyeksi penduduk di suatu wilayah maka diperlukan beberapa data dasar. Data dasar yang diperlukan untuk pembuatan proyeksi penduduk antara lain: 
  1. Jumah penduduk menurut kelompok umur dan jenis kelamin sebagai data dasar pembuatan proyeksi penduduk
  2. Besar dan perkembangan angka kelahiran, kematiam, dan migrasi penduduk
  3. Tabel kematian yang sesuai dengan perkembangan komponen demografi pada periode tersebut.
Perhitungan proyeksi penduduk dapat dilakukan dengan beberapa metode. Salah satunya dapat menggunakan metode persamaan geometrik (Sudjana, 1996 dalam Ryan, 2013:25), yaitu dengan   
   
              Pn          : Jumlah penduduk pada tahun n proyeksi
              Pa          : Jumlah penduduk pada tahun awal proyeksi
              r             : Rata-rata pertambahan penduduk per tahun
              x            : Selang waktu proyeksi (tahun)

Sumber
  • Mantra, Ida Bagoes. 2003. Demografi Umum. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  • Adi, Ryan Susilo. 2013. Kajian Umur Pakai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Kota Surakarta. Skripsi. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
  • Sari. Oktavia Dewi Nur Indah. 2018. Kajian Jejak Ekologis Kecamatan Mijen Kota Semarang Tahun 2016. Skripsi. Semarang : Universitas Negeri Semarang.