Lambang Kota dan Filosofinya pada Masa Hindia-Belanda

Pada masa Hindia Belanda  sejumlah lambang kota memiliki filosofi yang berbeda - beda ada yang menurut cerita rakyat pada masa tersebut ada juga yang berupa potensi dari kota - kota tersebut, Berikut ini lambang kota beserta filosofinya di Indonesia pada masa Hindia Belanda:
  1. Batavia: Sebilah pedang menembus mahkota daun salam umum diartikan lambang kemenangan.
  2. Semarang: Sosok wanita berdiri memegang jangkar di tangan kiri, kepala singa di tangan kanan.
  3. Surabaya: Legenda pergumulan antara sura/ikan hiu dengan baya/seekor buaya.
  4. Makassar: Pohon kelapa yang ditusuk/tertusuk pedang.
  5. Cirebon: Sungai yang kaya akan udang dan bintang segilima melambangkan kemajuan.
  6. Banyuwangi: Dibuat berdasarkan legenda/cerita seorang istri dibunuh karena tuduhan berselingkuh, namun tubuhnya malah menyebar wangi saat dilempar ke sungai.
  7. Tegal: Tegal pada masanya merupakan sebuah pelabuhan besar.
  8. Malang: Singa dan bunga teratai mekar yang hidup diatas air yang dapat diartikan sebagai kemajuan sebuah kota.
  9. Bandung: Merupakan unsur legenda/cerita Sangkuriang yang membendung sungai Citarum demi melamar sang ibu yaitu Dayang Sumbi.

Sumber : https://pin.it/5klk6w4iwes4bm