Rencana Tata Ruang Wilayah Kecamatan Gunungpati


 Sesuai dengan Pembagian Wilayah Kota yang tercantum di dalam Peraturan Daerah Kota Semarang nomor 5 tahun 2004 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah, Kecamatan Gunungpati, dijabarkan sebagai berikut :
Kecamatan Gunungpati merupakan BWK VIII dengan fungsi utama wilayah sebagai Pemukiman, campuran pemukiman-perdagangan dan  jasa, perguruan tinggi, konservasi dan pertanian. 
Kecamatan Gunungpati yang merupakan BWK VIII dengan fungsi untuk perguruan tinggi sudah sesuai dengan perencanaan yang terdapat pada  RTRW Kota Semarang dimana pada Kecamatan Gunungpati ini sudah terdapat salah satu pendidikan tinggi / akademi dengan skala regional nasional yaitu Universitas Negeri Semarang. Selain itu juga terdapat Akademi Bidan Abdi Husada yang juga terletak di Kecamatan Gunungpati.
Dalam pengembangan fasilitas pendidikan tinggi skala pelayanan regional / nasional perlu didukung dengan penyediaan infrastruktur dan fasilitas yang memadai. Sehingga pada Kecamatan Gunungpati ini juga dikembangan sebagai fungsi pemukiman yang dapat digunakan sebagai fasilitas pendukung bagi masyarakat dari perguruan tinggi yang ada. Perumahan – perumahan baru yang terbentuk sebagian besar terdapat di sekitar univeritas tersebut, meskipun pada daerah yang jaraknya jauh dari universitas juga dikembangkan untuk pemukiman akan tetapi pemukiman tersebut hanya dikembangkan dengan skala kecil.
Kecamatan Gunungpati juga dikembangkan sebagai perdagangan dan jasa. Akan tetapi pada tahun 2010 terdapat 1 pasar tradisional yaitu pasar kliwon dan terdapat 11 pasar modern yang terbagi dari 7 minimarket dan 9 pertokoan. Dalam hal ini kecamatan Gunungpati dikembangkan sebagapi perdagangan karena berdekatan dengan kabupaten Temanggung dimana sayuran dan buah – buahan di pasok. Akan tetapi pasar yang terdapat pada daerah ini kurang diberi fasilitas sebagai kendaran penumpang untuk angkutan desa (Terminal Penumpang Tipe C). Terminal yang dibangun tidak sesuai dengan letak yang fungsinya untuk menunjang kegiatan pasar
Kecamatan Gunugpati banyak terdapat lahan pertanian baik pertanian lahan basah (sawah) maupun tegalan. Akan tetapi, seiring perkembangan kota, lahan-lahan pertanian tersebut dialih fungsikan menjadi lahan untuk aktivitas non pertanian atau menjadi permukiman dan bangunan lain. Konversi lahan di Kecamatan Gunungpati secara time series dari tahun 1994, 2001, 2006, dan tahun 2010.
Diketahui bahwa konversi lahan yang dulunya merupakan lahan pertanian menjadi lahan terbangun pada tahun 1994 ke tahun 2001 terjadi di bagian utara yaitu Kelurahan Sadeng dan Kelurahan Sukorejo yang merupakan kelurahan yang paling dekat dengan pusat kota dan pada Kelurahan Sekaran yang merupakan lokasi dari Universitas negeri Semarang.
Maka pada Rencana Tata Ruang Wilayah kecamatan Gunungpati ditetapkan fungsi utamanya sebagai pertanian dan kawasan konservasi karena seharusnya kecamatan Gunungpati adalah sebagai kawasan penyagga kota Semarang dalam penataan ruang pada masa mendatang lebih diprioritaskan sebagai kawasan hijau dengan vegetasi-vegetasi yang mampu mereduksi kekritisan sehingga dapat menjaga debit limpasan Sungai Garang dan mampu meminimalisir banjir di Kota Semarang.