Mendukung Pembangunan Berkelanjutan dengan Membuat Taman Vertikal

Pembangunan perkotaan di Indonesia saat ini dan yang akan datang harus memperhatikan adanya keseimbangan. Keseimbangan pemabangunan tersebut membutuhkan 3 pilar pembangunan, yaitu : keberlanjutan ekonomi, keberlanjutan sosial budaya, dan keberlanjutan ekologis. Alasan ketiga pilar tersebut penting bagi pembangunan, karena untuk dapat menompang ekonomi dan sosial budaya, lingkungan/ekologi merupakan hal yang penting. Ketika suatu lingkungan/ekologi di wilayah itu rusak, manusia tidak akan dapat melakukan aktivitasnya. Keberlanjutan ekologis dapat diartikan sebagai hubungan harmonis manusia dengan lingkungan, keanekaragaman hayati, konservasi, dan potensi sumber daya alam. Hubungan yang baik akan membawa manusia kebaikan pula untuk masa depan.

Masalah yang sering terjadi di Indonesia yaitu kondisi pembangunan di perkotaan yang sangat pesat. Pembangunan yang pesat ini cenderung untuk tidak mempertimbangkan faktor ekologi. Padahal ekologi penting bagi suatu kota, contohnya seperti minimnya konservasi lingkungan. Minimnya konservasi lingkungan di perkotaan diperlihatkan dengan  sedikitnya Ruang Terbuka Hijau (RTH). Dengan meminimalkan ruang terbuka hijau mengakibatkan menurunya kualitas udara di perkotaan. Kualitas udara yang rendah dapat menganggu aktivitas manusia bahkan mahkluk hidup yang ada pada suatu wilayah.

Seringkali minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) disebabkan kondisi lahan yang terbatas. Salah satu solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan membuat taman pada rumah-rumah warga. Taman yang dibangun tidak harus besar, asalkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan ekologi di suatu wilayah. vertikal. Taman yang dapat dibuat salah satunya yaitu taman vertical. Taman vertikal tidak memerlukan lahan yang luas. Selain itu juga dapat dibuat memanfaatkan botol bekas. Selain meningkatkan ekologi juga dapat mengurangi limbah plastik. Untuk membuat taman vertikal ikuti langkah-langkah berikut.

Alat dan Bahan

  1. Gunting atau pisau
  2. Palu
  3. Botol bekas
  4. Paku
  5. Bibit Tanaman
  6. Tanah

Langkah Pembuatan

  1. Siapkan alat dan bahan.
  2. Cuci botol-botol sebelum digunakan. Botol yang dicuci dapat menghilangkan bakteri-bakteri yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Gunakan botol sebanyak 8 buah dalam satu lajur.
  3. Untuk lebih mempercantik tampilan taman vertikal. Bentuklah botol bekas terlebih dahulu. Bentuk botol dapat disesuaikan dengan jenis tanaman yang akan ditanam. Bentuk taman yang mudah dibuat yaitu bentuk vertikal. Cara membuatnya yaitu dengan melubangi sisi atas dan bawah botol. Lubang tersebut digunakan untuk merangkai tali.
  4. Setelah semua botol selesai dirangkai. Lubangi sisi kanan dan kiri botol.
  5. Masukan media tanam kedalam botol. Gunakan media tanam tanah untuk menanam. Untuk mendukung sumber nutrisi tanaman, tambahan pupuk kandang.
  6. Tanam bibit pada botol bekas. Pastikan bibit tanaman yang ditanam adalah bibit unggulan. Tanaman yang dapat ditanam yaitu :
    • Sirih gading
    • Geranium
    • Kaktus anggur atau Sedum morganianum
    • Lily paris
    • Krokot / Bunga pukul sembilan
      Bunga pukul sembilan
      Lily paris
      Sirih gading
       

  7. Pilihlah tempat yang mendapat cukup pancaran sinar matahari agar tanaman tumbuh dengan baik.
  8. Taman vertikal dapat digantung pada pagar, tiang rumah, dan rak vertikal.
    Berikut video cara pembuatan taman vertikal.