Solusi Sampah Plastik dengan Membuat Sedotan dari Tanaman Purun



Sedotan plastik merupakan salah satu penyumbang terbesar sampah plastik di lingkungan sekitar kita. Selama ini sampah plastik telah mencemari lingkungan. Jenis sampah sedotan plastik menjadi penyubang sampah menduduki peringkat ke-5 dunia. ampak penggunaan sampah plastik ini semakin hari semakin memprihatinkan.Bahkan setiap tahunnya sekitar sepertiga biota laut mati akibat sampah plastik termasuk sedotan plastik sekali pakai.

Masyarakat di Indonesia rata-rata menggunakan sedotan sekali pakai sebanyak 1-2 kali setiap hari. Jika diakumulasikan sedotan sekali pakai tersebut mencapai 93.244.847 batang (93 juta). Sedotan ini berasal dari restoran, minuman kemasan, dan sumber lainnya.

Menurut Kementrian Lingkungan Hidup, sekitar 70% sampah plastik di Indonesia dapat dan telah didaur ulang. Namun, terkait dengan sampah sedotan plastik nilainya rendah dan sulit didaur ulang. Sehingga hampir tidak ada pelaku daur ulang yang bersedia mengambil sampah sedotan plastik. Sampah sedotan plastik tersebut akhirnya berakhir di lautan.

Cara menanggulangi sampah sedotan plastik


Sedotan yang terbuat dari plastik saat ini banyak digunakan hampir di seluruh dunia. Bahan baku plastik yang digunakan untuk membuat sedotan sangat berdampak bagi likungan. Karena sedotan plastik yang terdapat di lingkungan sekitar memerlukan 20-30 tahun agar dapat terurai oleh organisme/bakteri.

Saat ini telah banyak inovasi yang dilakukan untuk mencari pengganti plastik sebagai bahan baku pembuatan sedotan. Inovasi yang dilakukan seperti menggunakan bahan baku bambu, permen, hingga tanaman purun.Bahan baku seperti bambu, permen, dan tanaman purun tidak meninggalkan limbah. Karena meskipun dibuang sampah tersebut berada di alam, keberadaannya dapat terurai oleh organisme/bakteri.

Namun, bahan baku ramah lingkungan untuk membuat sedotan belum populer di kalangan masyarakat. Proses pembuatannya juga memerlukan waktu, dibandingkan dengan sedotan plastik. Kesadaraan masyarakat akan dampak yang ditimbulkan dari adanya sampah plastik juga masih rendah. Oleh karena itu, untuk mencapai perubahan yang besar harus dimulai dari diri sendiri. Kita juga dapat belajar menghargai alam di sekitar kita.

Banyak sumber daya yang dapat kita manfaatkan di lingkungan kita. Salah satunya dengan memanfaatkan tanaman purun untuk membuat sedotan. Bagaimana cara membuatnya? simak penjelasan berikut ini!

Membuat sedotan dari tanaman purun.


Tanaman purun atau sering disebut dengan purun danau (Lepironia articulata) adalah sejenis rumput anggota suku teki-tekian (Cyperaceae). Tanaman yang dapat beradaptasi baik pada rawa-rawa gambut serta tumbuh liar dan subur di semua tempat. Tanaman ini belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Di Indonesia tanaman ini tersebar di Pulau Sumatra hingga Kalimantan. Masyarakat sering memanfaatkan tanaman ini sebagai bahan untum membuat anyaman.

Tanaman purun juga bermanfaat bagi lingkungan, yaitu sebagai pengakumulasi timbal yang ada di perairan. Selain itu tanaman ini juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan sedotan. Pembuatan sedotan dari tanaman purun sangat mudah. Alat dan bahan yang digunakan pun sederhana. Kamu dapat melakukannya dirumah bersama keluarga, saudara maupun teman-temanmu. Berikut ini cara membuat sedotan dari tanaman purun

Alat dan Bahan


  1.     Tanaman purun
  2.     Stik aluminium ukuran kecil
  3.     Silet atau cutter
  4.     Sponge
  5.     Sabun cuci  
  6.     Sarung tangan
  7.     Amplas halus  
  8.     Oven

Langkah-Langkah Pembuatan

  1. Siapkan alat dan bahan untuk membuat sedotan dari tanaman purun
  2. Ambil satu batang tanaman purun. Potong bagian pangkal tanaman, karena bagian  pangkal tanaman ini masih muda. Sehingga mudah patah ketika digunakan untuk membuat sedotan.
  3. Potong juga bagian ujung tanaman karena di bagian ujung diameter tanaman purun terlalu kecil  
  4. Potong tanaman purun dengan ukuran sekitar 20-25 cm. Gunakan silet atau cutter untuk memotong tanaman purun.
  5. Gunakan stik aluminium untuk membersihkan bagian dalam tanaman purun. Caranya dengan memasukan stik alumunium ke dalam lubang batang purun. Miringkan batang tanaman purun hingga keluar  pembatas purun yang berwarna putih
  6. Cuci sedotan dari tanaman purun menggunakan air mengalir. Ketika mencuci pastikan kamu menggunakan sarung tangan. Karena sedotan yang dibuat harus steril ketika digunakan untuk menikmati minuman.
  7. Rebus sedota dari tanaman purun pada air mendidih. Rebus selama kurang lebih 1-2 menit tergantung banyana sedotan yang kamu buat. Tujuannya agar tidak ada  bakteri maupun cacing yang terkandung di dalam sedotan ini.
  8. Oven sedotan selama 5 menit dengan suhu 150 derajat celcius. Alternatif lainnya yaitu dengan menjemur sedotan di bawah sinar matahari.
  9. Rapikan ujung dan pangkal sedotan menggunakan silet atau cutter.
  10. Sedotan sudah dapat digunakan untuk minum. Kamu juga dapat menjual sedotan ini menggunakan media sosial untuk menambah uang sakumu.


Itulah tadi solusi sampah plastik dengan membuat sedotan dari tanaman purun. Pembuatan sedotan dari tanaman purun cukup sederhana. Kita dapat memanfaatkan potensi dan membantu melestarikan lingkungan sekitar. Meskipun terlihat sederhana, namun dimulai dengan mengurangi sampah sedotan plastik kita dapat melestarikan lingkungan yang ada. Kamu juga dapat memanfaatkan kondisi alam yang ada disekitarmu untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. 
 
Selain itu, hasil dari pembuatan sedotan dari sampah plastik dapat kamu pasarkan. Caranya dengan menggunakan media sosial. Karena saat ini dunia sedang mencari inovasi-inovasi barang yang terbuat dari bahan ramah lingkungan.

Berikut ini video cara membuat sedotan dari tanaman purun.