Piramida penduduk menjadi salah satu cara visual yang efektif untuk memahami komposisi penduduk berdasarkan usia dan jenis kelamin. Struktur penduduk Indonesia terus mengalami perubahan komposisi penduduk seiring berjalannya waktu. Ini dapat dilihat dari perbandingan piramida penduduk tahun 2000 dan 2020. Perbadingan tersebut memberikan gambaran jelas mengenai pergeseran struktur demografi Indonesia dalam dua (2) dekade terakhir.
A. Piramida Penduduk Indonesia Tahun 2000
Pada tahun 2000, piramida penduduk Indonesia menunjukkan bentuk ekspansif dengan dasar yang lebar. Hal ini menandakan tingginya jumlah penduduk usia muda (0–14 tahun) akibat angka kelahiran yang masih tinggi. Adapun jumlah penduduk menurun secara bertahap pada kelompok usia yang lebih tua, mencerminkan harapan hidup yang relatif lebih rendah dibandingkan kondisi saat ini.
Selain itu dapat diketahui juga dominasi penduduk muda pada periode ini menjadi potensi besar, namun juga tantangan, terutama dalam penyediaan pendidikan, layanan kesehatan, dan lapangan kerja.
B. Piramida Penduduk Indonesia Tahun 2020
Memasuki tahun 2020, bentuk piramida penduduk mulai bergeser menjadi lebih stasioner. Piramida jeni ini dapat dilihat dair bagian dasar piramida menyempit, menandakan penurunan angka kelahiran. Sementara itu, kelompok usia dewasa (15–64 tahun) terlihat semakin besar, menunjukkan Indonesia berada dalam fase bonus demografi dengan proporsi penduduk usia produktif yang tinggi.
Selain itu, puncak piramida pada tahun 2020 sedikit melebar dibandingkan tahun 2000, menandakan peningkatan angka harapan hidup dan bertambahnya jumlah penduduk lansia. Perubahan ini mencerminkan keberhasilan program pengendalian penduduk, peningkatan layanan kesehatan, serta perbaikan kualitas hidup masyarakat.
Namun, pergeseran struktur ini juga membawa tantangan baru, seperti kebutuhan lapangan kerja bagi penduduk usia produktif yang besar dan persiapan menghadapi populasi lansia yang terus bertambah di masa depan.

