Dampak Positif dan Negatif Gunung Api

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan ciri khas tersendiri. Kepulauan-kepulauan di Indoensia disebabkan karena kondisi geologisnya. Ada 3 lempeng mayor dan 1 lempeng minor yang melalui wilayah Indonesia. Seperti lempeng Australia, Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Filipina.
Hal ini juga membuat Indonesia memiliki jajaran gunung api yang tersebar dari timur hingga barat. Adanya gunung api di Indonesia memberikan dampak/pengaruh bagi masyarakat. Dampaknya adalah sebagai berikut.

Dampak Gunung Api bagi Masyarakat

Selain menimbulkan bencana, gunung api juga menimbulkan banyak manfaat, hasil letusan dapat membentuk daratan baru, sebagai contoh Kep. Hawaii tertbentuk oleh hasil letusan gunungapi.

Dampak Positif Gunung Api bagi Masyarakat

Keberadaan gunung api di suatu wilayah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Hal ini dikarenakan gunung api muncul karena adanya konveksi mantel atau arus konveksik. Arus ini membuat material-material yang ada di bawah permukaan bumi teraangkat melalui peristiwa letusan gunung api. Berikut ini 5 dampak positif dari adanya gunung api di suatu wilayah.
  1. Ditemukannya mineral logam dan batu mulia. Penemuan mineral logam dan batu mulia ada pada bom vulkanik dan lava yang telah membeku seperti tembaga, perak dan emas. Beberapa intan terbesar di dunia ditemukan pada batuan gunungapi. Cerobong/pipa kawah gunungapi di Afrika Selatan dan Rusia terisi oleh intan. Demikian juga opal, zircon, turmalin, topaz, aquamarin, moonstone, dan beryl. Pasir gunungapi digunakan sebagai bahan bangunan, batu apung untuk industri, obsidian digunakan sebagai mata anak panah oleh manusia prasejarah.
    (Baca juga : Tekstur Batuan Beku)
  2. Meningkatkan tingkat kesuburan tanah. Adanya gunung api di suatu wilayah dengan cocok digunakan sebagai bertani. Endapan vulkanik diperkaya dengan unsur-unsur seperti magnesium dan kalium. Ketika pelapukan batuan vulkanik dan abu, unsur-unsur tersebut mengendap dan menghasilkan tanah yang sangat subur.
  3. Keanekaragaman Hayati.Tingkat kesuburan tanah yang tinggi di wilayah sekitar gunung api, berakibat pada peningkatan tanaman/tumbuhan. Tanaman/tumbuhan tersebut ditopang dengan unsur hara dan cuaca yang baik. Ketika hal tersebut terjadi hewan ataupun manusia memanfaatkan hal tersebut untuk bertahan hidup.
  4. Peningkatan Sektor Pariwisata. Gunung api memberikan juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata. Wisata yang dimaksut yaitu wisata pendidikan. Wisatawan dapat melakukan pendakian ke puncak gunung berapi untuk menikmati pemandangan gunung berapi. Seperti pancuran lava yang menawan, aliran yang bersinar, dan awan yang menggembung. Hal ini memang menjadi pemandangan yang tidak biasa. Akibatnya, banyak orang melakukan perjalanan ke daerah di mana gunung berapi akan meletus untuk menikmati pemandangan. Hal ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar gunung api
  5.  Pemanfaatan Energi Geothermal. Wilayah dengan gunung api memiliki dampak positif berupa energi geothermal. Seperti di Indonesia, dikutip dari ebtke.esdm.go.id/, potensi panas bumi di Indonesia sebesar 23,9 Giga Watt (GW) hingga Desember 2019. Namun, potensi ini baru dimanfaatkan sebesar 8,9% atau 2.130,6 MW. Artinya potensi ini masih banyak yang belum dimanfaatkan.
    Energi ini juga termasuk energi berkelanjutan, Karena energi ini bersumber pada jumlah panas yang hampir tidak terbatas dihasilkan oleh inti bumi. Bahkan
    reservoir air panas yang telah dimanfaatkan dapat diambil dan disuntikkan kembali. Hal inilah yang menjadikan energi geothermal sebagai sumber energi yang berkelanjutan.
  6. Pengobatan Penyakit Kulit. Aktivitas gunung api menghasilkan panas bumi dan mata air panas. Mata air panas ini mengandung belerang yang berguna untuk mengobati penyakit, khususnya penyakit kulit.

Dampak Negatif Gunung Api bagi Masyarakat

Keberadaan gunung api di suatu wilayah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Namun, adanya gunung api di suatu wilayah juga memberikan dampak negatif. Hal ini dikarenakan gunung api muncul karena adanya konveksi mantel atau arus konveksi. Arus ini membuat material-material yang ada di bawah permukaan bumi teraangkat melalui peristiwa letusan gunung api. Berikut ini 3 dampak negatif dari adanya gunung api di suatu wilayah.
  1. Letusan gunung berapi dapat berdampak signifikan pada iklim Bumi.
  2. Letusan gunung berapi menyebabkan kerugian ekonomi masyarakat
  3. Letusan gunung berapi dapat memiliki efek sekunder (seperti semburan lumpur, tsunami)
close